Wabup : Kawal Terus Inflasi agar tetap Stabil

Tanjung – Pemerintah Kabupaten Tabalong melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Tabalong melaksanakan rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah pada Jumat, 6 Maret 2026. Rapat dipimpin oleh Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf, dan dilaksanakan sebagai upaya memperkuat langkah pengendalian inflasi di wilayah Kabupaten Tabalong.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tabalong, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Tabalong (Asisten II), para Kepala Bagian (Kabag) serta Kepala Bidang (Kabid) yang terkait dengan pengendalian inflasi di Kabupaten Tabalong. Selain itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tabalong juga hadir untuk memaparkan perkembangan inflasi terbaru yang telah dirilis, khususnya inflasi bulan Februari 2026.
Dalam paparannya disampaikan bahwa pada Februari 2026 terjadi inflasi year on year (y-on-y) di Tanjung sebesar 6,08 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 111,99. Di tingkat Provinsi Kalimantan Selatan, inflasi y-on-y tertinggi terjadi di Kabupaten Hulu Sungai Tengah sebesar 6,63 persen dengan IHK sebesar 114,26, sedangkan inflasi terendah terjadi di Kabupaten Tanah Laut sebesar 5,24 persen dengan IHK sebesar 110,90.
Sementara itu, secara bulanan (month to month/m-to-m), inflasi pada Februari 2026 tercatat sebesar 1,34 persen. Beberapa komoditas yang memberikan andil inflasi antara lain emas perhiasan sebesar 0,81 persen, daging ayam ras 0,21 persen, beras 0,19 persen, cabai rawit 0,09 persen, ikan nila 0,06 persen, ketimun 0,04 persen, ikan gabus 0,02 persen, bayam 0,02 persen, sigaret kretek mesin 0,02 persen, dan buncis 0,01 persen. Adapun komoditas lainnya memberikan andil deflasi sebesar -0,13 persen.
Menanggapi perkembangan tersebut, Wakil Bupati Tabalong Habib Muhammad Taufani Alkaf mengarahkan agar ketersediaan bahan bakar, khususnya bensin, terus dikawal sehingga tidak terjadi kelangkaan di masyarakat. Selain itu, beliau juga meminta agar ketersediaan komoditas telur ayam ras dan daging ayam ras mendapat perhatian serius.
Dalam arahannya, Wakil Bupati menyampaikan bahwa pemerintah daerah dapat mengupayakan pemasok alternatif dari daerah lain, seperti Kalimantan Tengah, untuk menjaga stabilitas pasokan kedua komoditas tersebut. Di samping itu, ke depan perlu didorong upaya kemandirian produksi telur ayam ras dan daging ayam ras dari dalam wilayah Kabupaten Tabalong guna memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus menekan potensi gejolak harga.
Rapat koordinasi ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antar perangkat daerah dan instansi terkait dalam menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan pasokan komoditas strategis bagi masyarakat Kabupaten Tabalong.


